Fauzi Bowo - monyet korup

Others involved in Fauzi Bowo's abuse of power and Sherisada Manaf's perversion of justice include / Orang lain yang terlibat dalam penyalahgunaan kekuasaan oleh Fauzi Bowo dan penyimpangan keadilan oleh Sherisada Manaf, termasuk:

 

Asmawi Manaf, former vice-governor / wakil gubernur of Jakarta, father of Sherisada Manaf, now deceased / almarhum bapak

Farah Kusumobagio – Sherisada Manaf's sister / saudara perempuan,

Hendra Manaf – Sherisada Manaf's brother / adik,

Reserse Kriminal Umum Kombes Pol, Drs. Andi Chairuddin, Polda Metro Jaya - demanded a bribe/menuntut suap

Ajun Komisaris Dra Suzana Dias, Polda Metro Jaya, - demanded a bribe/menuntut suap

Hakim Prapto (Chief Criminal Judge, Tangerang District Court / Pengadilan Negeri Tangerang),

Hakim Maha Nikmah, Hakim Wahyu Sektianingsih dan Hakim Bambang Irawan (On the bench of Judges, Tangerang District Court / Pengadilan Negeri Tangerang),  

Muhammad Indra (Director of Central Immigration / Direktorat Jenderal Imigrasi, Kuningan).

Bambang S.M. Praptomo, S.H. – Sherisada Manaf's lawyer/pengacara,

as well as the many men (most of whom were married) Sherisada indulged her sexual deviance with during our marriage, including / serta banyak pria (yang kebanyakan sudah menikah) Sherisada memanjakan penyimpangan seksualnya dengan selama perkawinan kami, termasuk:

Moneim Talaat the Egyptian ambassador to Indonesia 1991-1992 / Duta Besar Mesir 1991-1992 - Sherisada was just one of his conquests / Sherisada hanyalah satu dari penaklukan simultan nya. Sherisada became pregnant by him; but aborted the child / Sherisada hamil olehnya; namun dibatalkan anak.

Argus Santoso our driver from 1992 / kami supir dari tahun 1992,

Zainal a meatball vendor in Sector III Bintaro from 1993 / seorang penjual bakso di Sektor III Bintaro dari tahun 1993,

Keith Broomer an English language school representative from 1997 / seorang perwakilan dari sekolah bahasa Inggris pada tahun 1997,

Azhari - a military man in 1998 / seorang militer pada tahun 1998,

Randy - a teacher at our school /seorang guru di sekolah kami,

a Bruneian father of a pupil at our school / Bruneian ayah dari murid di sekolah kami /

her masseur / tukang pijat,

Jon Maurits the security guard and ex-convict, and many others / satpam dan mantan narapidana, dan banyak lainnya. 

 

 

Sayangnya, Asmawi Manaf, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta (sekarang almarhum) yang diperlukan istrinya yang cantik, Ibu Hj. Rumanawati Asmawi Manaf, untuk dekat dengan orang kaya dan berkuasa untuk memajukan posisinya. Asmawi Manaf juga dimanfaatkan putrinya tertua, Sherisada Manaf dengan cara yang sama.

Asmawi Manaf pencarian untuk ketenaran dan pentingnya meninggalkan anak-anaknya rentan terhadap pelecehan seksual dan emosional, sehingga mereka mengambil patologi merusak mereka kurangnya nilai-nilai ke dalam pernikahan mereka sendiri.

Keluarga Asmawi Manaf memberikan kontribusi apa-apa tentang nilai, tapi menghisap hidup dari segala yang mereka sentuh. Mentalitas mereka adalah egois dan destruktif. Mereka perlu ditampilkan belas kasihan sehingga mereka dapat mulai mengadopsi belas kasihan.